Anglo American Cataloging Rules (AACR)

AACRBindernew

AACR 2nd (Anglo-American Cataloguing Rules) 2nd Edition merupakan perangkat dasar untuk melakukan pendeskripsian bibliografi pada suatu bahan pustaka karena di dalamnya tercantum aturan untuk pengatalogan tersebu

AACR2 (Anglo American Cataloguing Rules) Second Edition, 2002 Revision.

A. DEFINISI, CIRI-CIRI, DAN STRUKTUR PERATURAN AACR2

1. Definisi AACR2

Dalam melakukan pendeskripsian sebuah bahan pustaka baik buku maupun non buku perlu menggunakan sebuah pedoman sebagaimana yang telah disampaikan oleh Prof. Dr. Sulistyo Basuki, MA. Menurutnya “… Untuk mengatur praktik deskripsi bibliografis, digunakan pedoman. Pedoman yang (hampir) berlaku internasional adalah Anglo American Cataloguing Rules 2 (AACR2) kini menjadi AACR2 (revisi 2002 dan 2005)….” [1] Baca lebih lanjut

Cascading Style Sheet (CSS)

css_cascading_style_sheet

CASCADING STYLE SHEET (CSS)

Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman.
Sama halnya styles dalam aplikasi word processing seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, sub-bab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file). Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML.
CSS dapat mengatur ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.

Baca lebih lanjut

By kerajaan perpustakaan Posted in tugas Dengan kaitkata

(tugas) Penggunaan TAG

TUGAS:
a. Carilah nama-nama tag dan fungsinya dari berbagai sumber (Sudah anda kerjakan pada tugas minggu lalu).
b. Gunakan aplikasi “Notepad” untuk mengerjakan tugas ini.
c. Gunakan beberapa tag untuk membuat page seperti contoh gambar yang sesuai dengan selera Anda.
d. Curahkan kemampuan dan imajinasi Anda dalam mengerjakan tugas ini.
e. Hasil praktik dikumpulkan dalam format tercetak dan elektronik selambatnya hari Jumat, 4 Maret 2016 melalui Komting.
• Format elektronik dikompilasi dalam satu keping CD.
• Penamaan file elektronik: “Tugas PW1-NIM-Nama Mahasiswa”

download here:

Tugas Pemograman web 1

By kerajaan perpustakaan Posted in tugas Dengan kaitkata

J.N.B. TAIRAS TOKOH KATALOGISASI DAN KLASIFIKASI INDONESIA

J.N.B. TAIRAS TOKOH KATALOGISASI DAN KLASIFIKASI INDONESIA:  KAJIAN SINGKAT DARI SISI KEPUSTAKAWANANNYA

Oleh Jonner Hasugian

Staf Pengajar Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Sastra USU

 

TAIRAS28052004

pic: J.N.B Tairas

Pendahuluan

Semua pustakawan yang pernah bekerja pada bagian atau unit pengatalogan dan klasifikasi (pengolahan bahan pustaka), pasti pernah membaca nama J.N.B. Tairas, karena nama itu selalu tertera pada peralatan pengatalogan (cataloguing tolls) seperti halnya Peraturan Katalogisasi Indonsia, Daftar Tajuk Subyek untuk Perpustakaan dan Klasifikasi Bahan Pustaka Tentang Indonesia Menurut DDC. Tulisan ini mencoba mengkaji dan mengungkap biografi ringkas J.N.B. Tairas khusus dari sisi kepustakawanannya. Baca lebih lanjut

Etika Infomasi dalam Konteks Digital

information-ethics-1-638

 

Etika informasi adalah kajian pertimbangan etis  yang timbul dari penyimpanan, pemrosesan, temu balik dan penggunaan informasi, sistem informasi dan teknologi informasi dan komunikasi. Etika informasi merupakan bidang kajian yang timbul dengan terjadinya konvergensi masalah etis dari disiplin tradisional seperti sistem manajamen dan informasi, ilmu perpustakaan dan informasi, terutama dengan berkembangnya sistem dan jasa informasi sambung jaring serta Internet. Misalnya privasi dan kerahasiaan (confidentiality) merupakan keprihatinan bersama  (Sulistyo, 2013).

Reitz (2004) mendefinisikan etika informasi sebagai cabang etika yang memusatkan pada hubungan antara kreasi, organisasi, diseminasi dan pengunanaan informasi serta standar etika dan ketentuan moral yang mengatur tindakan manusia dalam masyarakat. Dengan demikian  etika informasi adalah kajian pertimbangan etis yang muncul dari kegiatan penyimpanan pemrosesan, temu balik dan penggunaan informasi, sistem informasi (baca perpustakaan digital) dan teknologi informasi atau teknologi informasi dan komunikasi.Etika informasi merupakan bidang kajian yang timbul dengan konvergensi keprihatinan etika dari berbagai  disiplin tradisional seperti sistem manajemen dan informasi, ilmu perpustakaan dan informasi, khususnya dengan perkembangan yang cepat dari sistem dan jasa informasi sambung jaring (online) dan Internet.  Masalah yang timbul berkaitan dengan privasi dan kerahasiaan (confidentiality)  pada bagian sirkulasi dan jasa informasi bisnis; kedua-duanya bidang itu juga menghadapi masalah bersama seperti keamanan dalam sistem  akses publik, dalam jaring, lingkungan berjejaring.

 

baca artikel selengkapnya

By kerajaan perpustakaan Posted in Artikel Dengan kaitkata

Perpustakaan, Sarana Pintar Buat Pintar

151109_FUT_library-future.jpg.CROP.promovar-mediumlarge
“perpustakaan, sarana pintar buat pintar” merupakan slogan yang telah banyak digunakan dan ditemui untuk menunjukkan tugas dan fungsi dari sebuah lembaga perpustakaan.

Perpustakaan merupakan suatu unit kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu, yang mengelola bahan – bahan pustaka, baik berupa buku – buku maupun bukan non buku (Nonbook Material), yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu, sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh setiap pemakainya (Wahyu Supianto, 2008)

Perpustakaan dan Pendidikan merupakan Baca lebih lanjut

By kerajaan perpustakaan Posted in Artikel Dengan kaitkata

Laporan Observasi SMP N 35 Medan

Dalam pengertian yang sederhana Perpustakaan Sekolah adalah perpustakaan yang dikelola serta terdapat di sekolah dengan tujuan membantu sekolah untuk mencapai tujuannya. Perpustakaan sekolah terdapat pada jenjang pendidikan mulai dari Taman kanak-kanak hingga ke Sekolah Menengah Tingkat Atas.

Lanjutan >> download